Porto

Agar Lepas Dari Kesulitan Ekonomi, Mahyudin dan Pimpinan MPR Gelar "MPR Berdzikir"

Dipimpin Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf, pimpinan MPR mengadakan acara dzikir untuk meminta agar Indonesia dilepaskan dari musibah, sehingga menjadi negara makmur dan sejahtera. Acara yang diadakan di Lapangan Sepakbola lingkungan MPR RI, Senin (29/8/2016) malam ini dihadiri Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Mahyudin dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Acara ini juga ditujukan sebagai kontemplasi diri agar tujuan hidup bernegara dapat berjalan dengan baik. Karena itu, perhelatan "MPR Berdzikir" dengan melibatkan ribuan masyarakat di Gedung MPR, merupakan upaya perwujudan dari program-program MPR dalam berdemokrasi.

"Kita perlu kontemplasi. Bersyukur dimana mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Dengan MPR berdzikir diharapkan agar program-program MPR yang ada bisa terimplementasi baik. Ini juga bagian dari ucapan selamat bahwa kemederkaan yang telah kita lalui selama 71 tahun," kata Zulkfili Hasan disela-sela acara "MPR Berdzikir" di halaman Gedung MPR RI, semalam. Dengan komplentasi atau merenung, maka Zulkifli berharap ada niat tulus dari para anak bangsa kembali merenungi apa-apa yang telah dikerjakan dan diperbuat untuk bangsa dan negara.

Sementara Wakil Ketua MPR Mahyudin menambahkan acara ini dalam rangka supaya Indonesia bisa lepas dari kesulitan ekonomi yang kini mengalami defisit APBN sampai ratusan triliun rupiah. “Semoga saja ekonomi Indonesia membaik ke depan,” ucapnya. Politisi muda Golkar ini juga melihat acara ini baru pertama kali diadakan di MPR. Tujuannya agar semua bisa bekerja dengan baik dan tentu saja agar negara kita lepas dari musibah besar dan kecil.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar