Porto

Mahyudin: Agar Diminati Dan Meraih Simpati, Kader Harus Pilih Caketum Yang Bersih

Kandidat Calon Ketua Umum Partai Golkar, Mahyudin menilai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) mendatang adalah momentum perubahan bagi Partai Golkar. Untuk itu, kader Golkar diharapkan selalu mengedepankan idealisme dalam membuat keputusan politik di dalam Munaslub mendatang. Menurutnya, kontestasi di dalam Munaslub harus bersih, dan jauh dari praktik politik uang untuk membuktikan bahwa Golkar sebagai partai yang benar-benar ditunggu dan diminati masyarakat.

 

Terlebih, tantangan Golkar sudah di depan mata yang harus dipersiapkan dan diselesaian dalam momentum politik mendatang, yakni Pilkada serentak 2017 dan Pemilu Nasional 2019 (Pileg dan Pilpres). “Jadi kader memilih ketua umum yang benar-benar mampu, bersih, dan bisa membawa citra Golkar kembali meraih simpati di masa yang akan datang,” ujar Mahyudin saat berbicara dengan awak media di Jakarta, Sabtu malam (7/5/2016).

 

Mahyudin tak menampik anggapan publik yang masih berpikir aroma politik uang masih menghinggapi kompetisi di Munaslub Golkar. Oleh karena itu, ia berharap momentum Munaslub harus dijadikan ajang pembuktian dalam memperbaiki citra partai berlambang beringin ini. “Jika kembali terjadi politik uang maka masyarakat akan kecewa dengan Golkar dan Golkar dianggap tidak akan bisa berubah dan bahkan mungkin kursi kami akan tergerus di masa yang akan datang,” terang Mahyudin.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar