Porto

Mahyudin Ingin Mengembalikan Eksistensi Golkar Sebagai Partai Kader

Partai Golkar harus berubah jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan publik. Perubahan itu harus dibuktikan dengan menciptakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang bebas money politics. "Melalui Munaslub ini kita mestinya menjauhkan aroma-aroma politik uang di dalam munaslub. Kita mau membangun citra partai yang bersih," ujar Bakal calon Ketua Umum (caketum) Partai Golkar Mahyudin, Jakarta, Sabtu, 7 Mei 2016 malam. 


Mahyudin mengatakan selain perubahan bersih dari politik uang, Partai Golkar juga harus mengembalikan jati dirinya sebagai partai kader. Jenjang pengkaderan yang terabaikan harus kembali ditegakkan. Mantan Bupati Kutai Timur ini mencontohkan, jenjang pengkaderan yang harus digalakkan kembali seperti diklat fungsional untuk para kader. Upaya ini kata dia penting dilakukan untuk menciptakan kader militan dan rasa memiliki partai yang kuat.


Dia menambahkan, rasa memiliki yang tinggi kepada partai akan melahirkan kompetisi yang sehat dalam dinamika internal. "Dalam Munaslub ini saya tidak menganggap kandidat lain sebagai musuh karena saya yakin mereka punya niat yang sama yaitu membangun partai," ucapnya. Atas dasar semangat membuat perubahan itulah yang mendorong dirinya yakin maju sebagai kandidat caketum Partai Golkar. Bahkan Wakil Ketua MPR ini berjanji akan menjadikan Partai Golkar garda terdepan mengusung semangat pemberantasan korupsi jika dalam Munaslub dipercaya untuk memimpin Partai Golkar ke depan. 


Salah satu contohnya, dengan memperkuat kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) khususnya pencegahan. "Kalau ingin partai yang bersih tidak bisa hanya diucapkan, tapi harus dijalankan. Golkar akan menjadi perintis pemberantasan korupsi di Indonesia karena rebranding kita itu ingin menjadi partai yang bersih," ucap legislator dari dapil Kalimantan Timur ini. Namun agenda utama yang perlu dilakukan jika dirinya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar adalah mengonsolidasikan kekuatan internal untuk mewujudkan agenda perubahan yang diusungnya, termasuk menghadapi agenda pilkada serentak 2017. "Kita harus melakukan konsolidasi menyeluruh," tandasnya.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar