Porto

Mahyudin: Jika Terancam, Ahok Bisa Laporkan Habib Rizieq

Ancaman yang dilakukan oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab atau Habib Rizieq kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu, bisa dibawa ke ranah hukum. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua MPR Mahyudin. Menurutnya, jika Ahok merasa terancam, dia bisa melaporkan balik Habib Rizieq ke pihak Kepolisian. "Ahok boleh melaporkan balik bahwa itu adalah ancaman terbuka," ujarnya saat berbincang di Gedung Nusantara V Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Menurut Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar ini, Indonesia adalah negara hukum, semua hal yang dirasa melanggar ketentuan hukum bisa dipidanakan. Mahyudin sendiri tidak sepakat dengan ancaman yang diajukan Habib Rizieq kepada Ahok kendati itu merupakan protes terhadap dugaan penistaan ulama dan agama. "Ini negara hukum, semua orang harus taat hukum. Saya tidak setuju kalau ada cara-cara seperti itu," pungkas mantan Bupati Kutai Timur ini.

Sebelumnya, Habib Rizieq dituding Politikus Golkar Nusron Wahid mengancam akan membunuh Ahok lantaran telah menghina kitab suci umat Islam; Alquran. Ancaman kepada Ahok ini disampaikan Habib Rizieq saat berorasi di hadapan ribuan umat Islam yang menggelar aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. 

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar