Porto

Mahyudin: Kader-Kader Bermasalah Yang Jadi Pengurus Itu Sudah Tobat

Politisi muda Golkar Mahyudin mengakui, masuknya orang-orang yang pernah bermasalah dengan hukum ke jajaran pengurus DPP Partai Golkar akan memberatkan Setya Novanto sebagai ketua umum baru untuk membangun citra positif partai. Apalagi, menurut Wakil Ketua MPR ini, dalam era digital persepsi itu merupakan sebuah keharusan dalam memenangkan sebuah partai. “Adanya beberapa teman-teman yang pernah terlibat hukum masuk di kepengurusan ini pasti akan juga berdampak memberatkan partai untuk membangun persepsi positif kepada rakyat Indonesia,” kata Mahyudin, Kamis (2/6).

Meski begitu, mantan Bupati Kutai Timur ini menegaskan, partainya tak melakukan pelanggaran dengan memasukkan orang yang pernah melanggar hukum ke struktur pengurus. Dia mengingatkan, Mahkamah Konstitusi (MK) pernah mengeluarkan keputusan yang memberikan hak politik kepada orang-orang yang pernah dipenjara, boleh mencalonkan kembali Bupati atau gubernur. “Itulah yang membuat pengurusan kabinet ini mengakomodir itu,” kata Mahyudin.

Dia juga mengatakan, rekan-rekannya yang  pernah dihukum itu belum tentu lebih buruk daripada yang belum pernah dihukum. Bisa jadi orang yang sudah pernah dihukum itu sudah kapok atau insaf. “Kalau Tuhan membuka pintu tobat. Kenapa manusia tidak bisa memaafkan. Kalau musim bisa berganti, kenapa manusia tidak. Bisa jadi orang yang pernah bersalah itu dihukum dan bertaubat kemudian menjadi baik kembali, kira-kira begitulah,” kata Mahyudin.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar