Porto

Mahyudin Menganjurkan Stop Membicarakan Pokemon

Bung Karno pernah berkata, perang yang saya hadapi jauh lebih mudah, karena musuhnya dari bangsa asing. Tapi kelak, perang yang akan kalian hadapi jauh lebih sulit, karena musuhnya adalah teman sendiri. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR Mahyudin saat melakukan silaturahmi dengan siswa-siswi SMA Negeri I Cirebon pada Rabu (31/8). Kehadiran politisi muda Golkar ini disambut meriah oleh seluruh sivitas akademika. Selain menyampaikan materi empat pilar MPR, Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar ini juga menceritakan perjuangannya melawan kemiskinan agar bisa bertahan hidup demi mencapai cita-citanya.  

Ucapan Bung Karno itu menurut Mahyudin merupakan peringatan, karena saat ini Indonesia menghadapi tantangan baik secara internal dan eksternal. Secara internal bisa dibuktikan antara lain dengan munculnya pemahaman keliru tentang agama. Sehingga, muncul aksi bom bunuh diri. "Tidak ada satupun agama yang membolehkan umatnya untuk membunuh dan bunuh diri. Apalagi membunuh orang yang tidak bersalah", Mahyudin menambahkan. 

Secara eksternal, menurut Mahyudin Indonesia menghadapi tantangan ekonomi yang sangat berat. Permainan Pokemon misalnya, tanpa disadari  telah membuat orang asing meraup keuntungan. Dan Indonesia hanya  menjadi pasar dan penikmat. Karena itu, menurut Mahyudin kita sebaiknya tidak perlu lagi membahas soal Pokemon. Semakin ramai pro-kontra permainan ini, semakin besar keuntungan yang akan didapat negara asing. 

Silaturahmi Mahyudin di SMA Negeri I Cirebon berlangsung meriah. Karena, Wakil Ketua MPR itu banyak memberikan hadiah kepada siswa SMA yang mampu menjawab pertanyaan yang dia berikan. Mulai dari pertanyaan soal empat pilar, matematika hingga kuis dan standup comedy. Hadir pula dalam acara ini, anggota DPR yang juga Ketua DPD II Cirebon, Dave Akbarsah Laksono.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar