Porto

Mahyudin Menolak Jadi Menteri Jokowi Dari Golkar

Politisi muda Golkar asal Kalimantan Timur (Kaltim), Mahyudin disebut-sebut sebagai figur yang patut diperhitungkan masuk bursa calon menteri yang akan dipersiapkan partai beringin seiring menguatnya wacana reshuffle Kabinet Kerja. “Ya tidak mau dong saya (kalau ditawari jadi menteri). Saya sudah senang jadi Wakil Ketua MPR, justru disitu tugas negaranya lebih banyak,” kata Mahyudi baru-baru ini. Kiprah politik Mahyudin di kancah politik nasional terbilang mentereng dalam sepuluh tahun terakhir. Puncaknya ketika paket pimpinan MPR Koalisi Merah Putih (KMP) yang mengajukan dirinya berhasil menang mutlak.


Diketahui, Mahyudin pada kepengurusan di bawah pimpinan Setya Novanto diangkat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar. Mantan Bupati Kutai Timur tersebut menilai posisinya sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar di DPP Partai Golkar merupakan salah satu pembuktian perannya masih dibutuhkan seiring target mengembalikan kejayaan partai seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya. “Penempatan saya di Dewan Pakar sudah pas. Artinya Tim Formatur menghargai kemampuan saya, untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan saya untuk membesarkan partai.


Diketahui, sejak menyatakan dukungan ke pemerintahan Joko Widodo, Golkar diprediksi mendapat jatah menteri di Kabinet Kerja. Elit Golkar dan sejumlah pengamat pun menyebut, bahwa banyak kader Golkar yang mumpuni untuk duduk di Kabinet Kerja. Namun, hingga saat ini tanda-tanda perombakan kabinet masih sebatas wacana. Presiden Joko Widodo sendiri hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan seputar pergantian menteri di kabinetnya.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar