Porto

Mahyudin Sambut Baik Penetapan Ahok Sebagai Tersangka Penistaan Agama

Wakil Ketua MPR; Mahyudin menyambut  baik penetapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka kasus penistaan agama Islam. Mahyudin  berharap penetapan tersebut tiada kaitannya dengan intervensi dari pihak manapun dan semata-mata didasarkan fakta-fakta hukum. Selanjutnya Mahyudin berharap proses hukum yang akan dijalani Ahok berlangsung cepat. Ini penting agar segera ada kepastian hukum, baik bagi masyarakat maupun bagi Ahok sendiri. 

Pernyataan itu disampaikan Mahyudin di Samarinda pada Rabu (16/11/2016), usai membuka acara Sosialisasi Empat Pilar MPR yang berlangsung di rumah dinas Walikota Samarinda. Dengan penetapan Ahok sebagai tersangka, Mahyudin berharap umat Islam tidak perlu melakukan demo besar-besaran lagi. Karena demo secara besar-besaran, berpotensi ditunggangi kelompok tertentu yang menghendaki kekacauan. 

"Demo itu hak warga negara, tetapi kalau bisa jangan demo besar-besaran lagi, apalagi aspirasinya sudah diterima. Semakin besar demo yang dilakukan, semakin besar pula kemungkinan adanya penumpang gelap", kata Mahyudin  mengingatkan. 
Buktinya, kata Mahyudin pada demo 4 November silam demonya sendiri berlangsung damai. Namun, saat batas waktu seharusnya berhenti malah terjadi kekacauan.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar