Porto

Mahyudin: Saya Tak Pernah Takut Kehilangan Jabatan

Wakil Ketua MPR, Mahyudin membantah bahwa masuknya nama dirinya  dalam kepengurusan DPP Partai Golkar Pimpinan Agung Laksono karena takut kehilangan jabatan. "Saya tidak takut kehilangan jabatan di DPP Golkar atau  sebagai Wakil Ketua MPR. Karena Allah lah yang memberi dan mencabut kekuasan hambanya," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR Senayan, Jakarta.


Menurutnya, langkah yang
diambil bukan sebuah sikap oportunis atau pemburu jabatan, namun suatu keharusan. "Saya tidak pernah menyatakan bergabung dengan kubu Agung atau keluar dari kubu Aburizal Bakrie. Saya hanya patuh kepada keputusan pemerintah. Saat ini kepengurusan Golkar yang diakui pemerintah adalah pimpinan Agung Laksono," jelasnya.


Lebih lanjut ia menyayangkan ada sebagian pihak yang menilai bahwa sikapnya plin plan. Baginya sikap yang ia ambil untuk kemajuan partai bukan untuk kepentingan pribadi. "Saya sangat dekat dengan
ARB dan saya sudah anggap sebagai keluarga. Tak mungkin saya khianati dia," pungkasnya. Seperti dikabarkan pasca Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengesahkan kepengurusan kubu Agung Laksono, mereka langsung menyusun dan menyerahkan daftar
kepengurusan. Didalamnya ada beberapa nama dari kubu Aburizal Bakrie, diantaranya Mahyudin sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar