Porto

Mahyudin Terpilih Dalam 70 Tokoh Nasional Paling Berpengaruh

Mahyudin mantan Bupati Kutai Timur yang kini menjabat sebagai wakil ketua MPR RI terpilih menjadi salah satu dari 70 tokoh nasional yang paling berpengaruh di tahun 2015 versi majalah Men’s Obsession. Bersama Mahyudin, ada dua nama lain yang juga masuk dalam daftar tersebut, diantaranya Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltim dan Rita Widyasari, bupati Kutai Kertanegara.


Mahyudin namanya tiba-tiba melejit pasca terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2015 – 2022 menggantikan Oesman Sapta yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina HKTI. Bahkan dipemilihan yang dihadiri presiden RI tersebut, Mahyudin dipilih secara Aklamasi oleh 700 utusan DPN HKTI dan seluruh DPD se-Indonesia. “Ini adalah kepercayaan dari Rakyat indonesia yang tergabung di HKTI dan kepercayaan ini akan saya junjung tinggi dengan memberikan yang terbaik bagi para petani,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya di daerah Jakarta Selatan.


Kemunculan namanya di deretan 70 tokoh berpengaruh di Indonesia di bidang Kemasyarakatan, menurut Mahyudin adalah sesuatu yang tidak terduga. Terlebih mengenang masa lalunya yang hanya dari keluarga miskin dan sederhana. Dia juga tidak mengetahui indikator penilaian hingga memilihnya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh. “Kemunculan nama saya di jajaran 70 tokoh berpengaruh adalah sesuatu yang berbeda dan merupakan penghargaan yang tidak ternilai sekaligus pemicu untuk terus berpihak pada kepentingan masyarakat di masa depan,” tambahnya.


Secara keceluruhan diantara nama-nama tokoh nasional yang perngaruh di tahun 2015 yakni, Joko Widodo, Jusuf Kalla, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati, Akbar Tandjung dan Amien Rais. Penilaian 70 tokoh ini terbagi bidang pemerintahan dan pejabat negara, tokoh politik dan keamanan, sosial keagamaan serta kemasyarakatan dan dunia usaha. Mahyudin sendiri masuk tokoh sosial keagamaan dan kemasyarakatan bersama Din Syamsudin (Ketua Umum MUI), Haedar Nashir (PP muhammadiyah) dan Said Aqil Siradj (PBNU). Majalah ini menilai, terpilihnya Mahyudin sebagai ketua umum HKTI yang beranggotakan jutaan orang itu akan memiliki pengaruh besar bagi bangsa ini. Pengaruh ini akan makin kuat mengingat posisinya sebagai wakil ketua MPR RI.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar