Porto

Mahyudin Terpilih Pimpin HKTI Periode 2015-2020

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) masa jabatan 2015-2020 melalui pemilihan dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII di Jakarta. Mahyudin menggantikan ketua umum sebelumnya, Oesman Sapta, yang pada Munas tersebut didaulat menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO). Sebagai calon tunggal dalam Sidang Paripurna Munas VIII HKTI, politisi muda Partai Golkar tersebut langsung terpilih dengan dukungan dari hampir keseluruhan pengurus tingkat daerah.

 

Dalam paparan visi dan misinya, Mahyudin mengatakan bahwa HKTI harus fokus memperjuangkan nasib petani agar menjadi tuan rumah di negara sendiri. "Kebun sawit di Indonesia terluas, tapi pengendaliannya masih oleh Malaysia," katanya. Mahyudin menjabarkan visinya untuk memperkuat HKTI sebagai organisasi yang mandiri, aktif dan konsisten dalam mengedepankan petani Indonesia. Mahyudin juga memiliki misi untuk meningkatkan kaderisasi organisasi dan melanjutkan program-program sebelumnya.


"Keberadaan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Munas merupakan sinyal bahwa pemerintah mendukung program-program HKTI," kata mantan Bupati Kutai Timur tersebut. Munas VIII HKTI 2015 dengan tema "Majukan Pertanian, Berdayakan Petani, Wujudkan Kedaulatan Pangan" dihadiri dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Acara tersebut diikuti 700 peserta dari utusan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Dewan Pimpinan HKTI Propinsi dan Kabupaten/Kota, Pemuda Tani dan Wanita Tani, serta fungsionaris HKTI.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar