Porto

Paksa Turunkan Pesawat Tanpa Izin, Mahyudin Dukung Aksi TNI-AU

Wakil Ketua MPR  RI Mahyudin, mendukung dan mengapresiasi sikap tegas TNI AU  menurunkan paksa pesawat tanpa izin yang melintas di atas  wilayah nusantara. Karena setiap jengkal wilayah Indonesia memang harus dijaga, tidak boleh ada pihak lain yang secara sewenang memasuki Indonesia.” Kata Mahyudin. Pernyataan itu disampaikan usai membuka kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di kalangan Kerukunan Usaha Kecil Menengah Indonesia (KUKMI) Bali pada Kamis 12 November 2015. Sikap tegas TNI, itu diharapkan bisa meningkatkan kewibawaan Indonesia dimata negara-negara  lain di dunia.


Sikap tegas TNI AU, itu menurut Mahyudin harus terus dilaksanakan. Bahkan tidak hanya di udara, tapi juga di darat dan laut. Meskipun biaya yang dikeluarkan untuk mencegah lebih besar dibanding denda yang diperoleh dari para pelanggar perbatasan. "'Kalau sudah menyangkut kehormatan dan kedaulatan wilayah NKRI, besarnya pembiayaan tidak perlu dipersoalkan, ini menyangkut kehormatan bangsa dan negara" Kata Mahyudin.


Dikabarkan sebelumnya, Senin 9 November 2015,  dua pesawat Sukhoi milik TNI AU dari skuadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makasar mencegat dan menurunkan paksa pesawat kecil yang dipiloti warga Amerika di wilayah  Tarakan, Kalimantan Utara. Pesawat tersebut melintas tanpa izin di atas wilayah Indonesia setelah terbang dari Filipina menuju Singapura.

Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar